Selamat Datang di Laman Resmi Yayasan Nur Hidayah Surakarta

Dampak Mematok Standar Tinggi pada Anak

Gambar Kosong

Tidak sedikit orang tua yang memasang standar tinggi pada putra-putrinya dalam pencapaian prestasi. Semua sah-sah saja sebenarnya asal si anak pun menikmati prosesnya dengan baik. 


Namun, tidak sedikit pula orang tua yang lupa bahwa ada tipe anak-anak yang sangat peka membantu orang lain, ada yang selalu menurut jika diperintah, dan ada anak yang tidak segan memijat ibunya di kala sakit. Sayangnya, semua itu kadang tidak dianggap prestasi.


Tipe anak-anak tersebut bisa jadi bukan bintang kelas. Mereka bukan tipe anak-anak yang memenangkan banyak lomba. Namun, mereka tulus menyayangi orang tua, tulus berteman, dan ringan membantu orang lain. 


Hal ini mengingatkan saya pada pengalaman beberapa tahun yang lalu saat UN masih menjadi penentu kelulusan. Saya temukan anak-anak sebaik ini. Mereka bukan juara kelas atau pemenang lomba, tetapi aduhai kisah mereka membuat saya selalu meneteskan air mata jika berbincang dengan orang tuanya. 


Salah satunya adalah seorang anak putri yang bahkan masuk sepuluh besar kelas pun  tidak. Sebagai wali kelas dan juga gurunya yang mengajar setiap pekan, saya tahu di posisi mana dia di kelas. Saat pengumuman SNMPTN, si gadis manis ini di luar dugaan diterima di fakultas psikologi sebuah PTN ternama. 


Saat pengambilan ijazah, bertemulah saya dengan sang ibu. Sebuah pertanyaan saya lontarkan ke beliau tentang bagaimana rasanya putri beliau di terima di PTN favorit. Beliau terdiam cukup lama kemudian hingga air matanya bercucuran. 


"Saya ternyata salah sangka padanya," ujar beliau sambil terisak. "Saya pernah menganggap dia tak mungkin sampai di situ. Ternyata Allah Ta’ala bukakan pintu keberuntungannya lewat sikap dia yang tidak pernah membantah saya sama sekali selama ini. Dia selalu ringan dalam membantu saya dalam banyak hal." 


Maka dari itu, jangan bebani anak-anak kita dengan standar tinggi, tetapi mari kita antarkan mereka menjadi hamba Allah Ta’ala yang mulia.


Oleh: Ustadzah Nurma Smarta.

Guru SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo.


Apakah anda tertarik mendaftarkan anak anda di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nur Hidayah? Kunjungi saja laman informasi Penerimaan Murid Baru (PMB) kami di tautan berikut ini: PMB SIT Nur Hidayah.


Foto oleh jcomp dari Freepik.

Tags: #tsaqofah
POSTINGAN TERBARU
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam: Teladan Gaya Hidup Sehat

28-10-2025

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam adalah teladan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Di saat orang-orang belum memahami pentingnya olahraga, beliau telah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Keutamaan Hati yang Tenang

29-09-2025

Ternyata benar adanya. Salah satu hadiah terbesar yang Allah Ta'ala berikan di dunia ini bukanlah harta melimpah, bukan kedudukan tinggi, bukan pula kesehatan yang sempurna. Tetapi hati yang tenang.

Keutamaan untuk Tidak Menyerah

25-08-2025

Segala yang awalnya susah akan terasa mudah apabila punya keteguhan niat dan kesungguhan untuk mengerjakannya. Jangan dulu bilang susah jika belum dicoba. Jangan dulu menyerah jika masih punya harapan.

Pentingnya Tulus Dalam Bekerja

28-07-2025

Orang yang bekerja tanpa ketulusan pada pekerjaannya ibarat tubuh tanpa jiwa. Jika ingin ringan, janganlah mengurangi pekerjaan, tapi tambahkan ketulusan. Hanya ketulusan yang membuat beban terasa ringan dan kerja terasa sebagai ibadah.

Pentingnya Mindset yang Tepat

18-06-2025

Mindset atau cara pandang yang berbeda ternyata memberikan hasil yang berbeda pula. Jika kita memiliki mindset yang salah, maka kita tidak mau menerima hasilnya. Sedangkan jika kita memiliki mindset yang tepat, maka kita akan bisa menerima hasilnya.

NurHidayah.ID